Harga Emas Turun, Bagaimana Nasib 5 Emitmen Saham ini?

Harga emas yang semua stabil naik, kini malah turun. Turunnya harga emas ini memberikan dampak secara langsung kepada jebloknya pergerakan saham dari lima emitmen tambang komoditas itu pada hari ini.

Sampai pada akhir dari sesi pertama, perdagangan di hari Rabu, 12 Agustus 2020, saham lima emitmen ini secara bersama – sama turun dengan pergerakan harga emas yang semakin menukik ke bawah sampai pada level US$1.900 per troy ounch. Padahal di pekan lalu, levelnya masih berada pada angka US$ 2000 per troy ounce.

Harga dari saham PT United Tractors Tbk, mengalami keterpurukan paling dalam bahkan sampai mencapai 1.500 poin atau setara dengan 6.18% ke level 22.755. Sedangkan untuk harga emas pada pasar spot, terpantau US$ 1.889 per troy ounce. Lalu untuk emas yang berjangka Comex berada pada posisi US$ 1.898 per troy ounce.

Bloomberg mencatat terjadi penurunan dari harga emas hari Rabu yang dirasa menjadi yang terbesar dari tujuh hari terakhir. Dengan kata lain, setelah memecahkan rekor, kenaikan sejak 2011, harga emas malah kembali terjun bebas setelah berita dari perkembangan positif vaksin virus corona (Covid-19) muncul.

Senior Resource Analyst MineLife Pty. Gavin Wendt menyampaikan kalau harga emas menyentuh US$2000 sudah banyak investor yang melakukan aksi mengambil keuntungan atau profit taking. Lalu munculnya berita mengenai vaksin Covid-19 di Rusia, para investor langsung menjual emas dan siap untuk masuk ke saham. Ini dirasa merupakan permainan yang beresiko tinggi.

Berikut ini adalah kinerja dari 5 saham emitmen emas sampai ke akhir sesi I, Rabu, 12 Agustus 2020.

Kinerja 5 Saham Emitmen Tambang Emas sampai Sesi I

Rabu 12 Agustus 2020

1.PT United Tractors Tbk, Harga penutupan sesi I berada di angka 22.755, dan perubahannya sebesar -6.18%

2.PT Merdeka Copper Gold Tbk, Harga penutupan sesi I berada di angka 1.805, dan perubahannya sebesar -5.74%

3.PT Aneka Tambang Tbk, Harga penutupan sesi I berada di angka 755, dan perubahannya sebesar -5.62%

4.PT J Resources Asia, Harga penutupan sesi I berada di angka 250, dan perubahannya sebesar -4.58%

5.PT Wilton Makmur, Harga penutupan sesi I berada di angka 183, dan perubahannya sebesar -1.61%

Lalu untuk saham yang memiliki kode UNTR turun paling dalam dan juga sudah mulai tertekan sejak awal pembukaan. Saham untuk PT Agincourt Resources, pengelola tambang Martabe itu dibuka pada level 24.000 atau lebih rendah kalau dibandingkan dengan penutupan sebelumnya pada 24.275.

Menyusul dari UNTR adalah Merdeka Copper Gold, saham anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Ini juga mengalami penekanan semenjak awal perdagangan. Ketika pembukaan, harga dari saham dengan kode MDKA itu terpantau pada level 1.890 atau lebih rendah kalau dibanding dengan harga dari penutupan sebelumnya yang berada di level 1.915.

Meski terjadi penurunan yang tajam, harga pada saham ini dalam sebulan terakhir naik menjadi 46.15%, begitu juga dengan saham UNTR secara bulanan yang masih mengalami kenaikan 24.28%.

Tidak mustahil kalau harga emas nantinya akan terus menurun ke depan kalau enak perusahaan farmasi global benar – benar akan memproduksi vaksin covid-19 secara massal. Sebabnya tidak berlebihan kalau investor mulai mengurangi saham yang berbasis logam emas seperti MDKA, ANTM, PSAB, dan UNTR.

Saham Sepekan ke Depan Melemah, Saham Astra Jadi Rekomendasi?

Indeks Harga Saham Gabungan di saham Bursa Efek Indonesia bergerak fluktuatif sepanjang pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan mengawali pekan lalu dengan kejatuhan yang bisa dikatakan cukup dalam, yaitu sampai 2,78% menjadi 5.006,22 di hari Senin (3/8). Tetapi pada hari Selasa (4/8), Indeks Harga Saham Gabungan naik 1,37%. Setelahnya naik 1,03% dan 1% selama dua hari berturut. Sementara di akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0,66% menjadi 5.143,89.

Kalau dihitung – hitung di dalam sepekan, Indeks Harga Saham Gabungan turun 0.11% sepanjang pekan lalu. Tekanan ini juga ada dari ivestor asing yang terus berlanjut. Sepanjang pekan, dana asing sudah keluar Rp3,3 trilius dari pasar saham.

Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee, menilai kalah IHSG sepanjang pekan akan bergerak konsolidasi melemah [ada area support di rentang 4.982 sampai ke 5.233. Sedangkan untuk resistance pada rentang 5.300 – 5.250.

Angga support sendiri merupakan level yang diperkirakan menahan koreksi indeks atau harga dari saham. Sedangkan Resistance merupakan level yang akan diproyeksi bisa menghentikan kenaikkan indeks atau harga dari saham.

Terdapat beberapa sentimen yang memungkinkan akan mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan di pekan ini, diantaranya investor yang khawatir mengenai gelombang kedua dari Covid-19. Itu dipicu oleh lonjakan kasus di Amerika Serikat, negara – negara Afrika dan Amerika Latin.

Sentimen negatif lain ada berasal dari konflik antara Tiongkok dengan Amerika Serikat. Bahkan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melarang negaranya untuk melakukan interaksi dengan dua raksasa teknologi asal Tiongkok, yaitu ByteDance dan Tencent selama 45 hari.

ByteDance sendiri merupakan perusahaan yang menciptakan aplikasi TikTok dan Tencent yang membuat aplikasi WeChat. Itu membuat pasar khawatir kalau Tiongkok akan membalas dengan melakukan pemblokiran pada aplikasi dari Amerika Serikat, seperti Apple atau Microsoft.

Meski demikian, masih terdapat banyak sentimen positif yang bisa menopang laju dari Indeks Harga Saham Gabungan, yaitu rencana dari paket stimulus Amerika Serikat yang mengantisipasi pandemi Covid-19. Hans memproyeksi kalau indeks bergerak menguat saat stimulus disepakati. Tetapi kalau tidak disepakati dan negosiasi akan berlangsung dengan lama, maka pasar akan merespon dengan cara yang negatif.

Sentimen positif juga datang dari data lapangan kerja Amerika Serikat juga Laba Korporasi negara itu yang tampak lebih membaik dari perkiraan pelaku pasar. Ini menjadi pedorong kenaikan indeks di dalam beberapa pekan ke depan.

Dari dalam negeri, menurut Hans, pasar meletakkan perhatian di harapan pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga pada tahun ini. Harapannya didapat dari pertumbuhan penyaluran kredit dan penjualan kendaraan.

Pada sisi lainnya, analisis Binaartha Sekuritas Indonesia, M Nafan Aji Gusta Utama, menilai kalau Indeks Harga Saham Gabungan akan bergerak menurun. Ini berdasar kepada analisis secara teknikal di mana Indeks Harga Saham Gabungan memiliki potensi untuk mengarah ke daerah support terdekat.

Ada beberapa saham yang bisa menjadi pilihan, Seperti Astra Agro Lestari Tbk (AALI), Ciputra Development Tbk (CTRA), Bekasi Fajar Tbk (Best), Jasa Marga (JSMR), dan juga Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Sebaliknya, analisis Pania Sekuritas, William Hartanto, memperkirakan kalau Indeks Harga Saham Gabungan hari ini akan bergerak mixed dan cenderung menguat di dalam kisaran 5.122 – 5.184. Potensinya secara teknikal penguatan lanjutan di pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Kasus Jouska

PT Jouska Finansial Indonesia belum lama ini tengah menjadi sorotan karena kasus yang dianggap merugikan kliennya. Perusahaan penyedia jasa perencanaan keuangan ini memiliki masalah pada penempatan dana klien secara tidak baik.

Masalah ini terkuak karena terdapat keluhan dari klien di media sosial dan membuat masalahnya menjadi viral. Jouska dianggap mengarahkan klien untuk menandatangani kontrak pengolaan rekening dana investor atau RDI dengan perusahaan uang berafliasi dengan Jouska terkait dengan dana investasi.

Belakangan ini, PT Mahesa Strategis Indonesia yang merupakan perusahaan berafiliasi dengan Jouska, ternyata mmembuat kuasa untuk MSI melakukan penempatan dana kepada sejumlah portofolio investasi.

Dana ini akan dipakai untuk membeli saham dan juga reksadana, salah satunya adalah pembelian untuk PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK). Kemudian nilai dari portofolio tersebut anjlok, terutama untuk saham LUCK.

Karena itu Jouska dilaporkan oleh klien karena tuduhan penempatan dana yang membuat Klien menjadi merasa dirugikan. Selain itu di kasus ini mengandung unsur indiser Trading untuk pengolaan dana investasi.

Karena kejadian yang merugikan ini, CEO dari Jouska, Aakar Abyasa Fidzuno, meminta maaf dap menegaskan kalau mereka akan memberikan masukan dan saran finansial para klien sesuai dengan kondisi dan tujuan finansial mereka.

Pemberian masukan ini akan mengutamakan analisis tren ekonomi yang dilihat secara global, makro, dan industri. Menurutnya, ini sudah menjadi tanggung jawab utama dari seorang konsultan keuangan.

Setiap melakukan edukasi, para klien akan dibekali dengan pengetahuan yang dimulai dari analisis ekonomi global dan domestik, analisis industri, analisis laporan keuangan, dan analisis lain di dalam keputusan finansial.

Lalu di dalam tiap aktivitas yang ada di akun saham, para klien akan mendapatkan notifikasi perihal aktivitasnya dalam bentuk konfirmasi pada akhir waktu perdagangan bursa.

Aakar juga menyampaikan permintaan maaf ini melalui fitur IGTV yang berada di akun instagram pribadinya beberapa hari setelah kasus ini viral. Permintaan maaf itu untuk menanggapi beragam pemberitaan yang muncul karena keluhan dari klien yang rugi puluhan juta.

Di video tersebut, Aakar mengajak klien dan juga seluruh pihak yang bersangkutan untuk bisa mencari jalan tengah dari masalah ini dan memberikan solusi yang terbaik. Karena ia mengaku hidup dan berkembang pada lingkungan bisnis, masalah ini seharusnya bisa diselesaikan dalam cara bisnis juga.

Juru bicara Otoritas Jasa Keuangan, Sekar Putih Djarot mengataikan kalau Jouska bukanlah merupakan lembaga jasa keuangan, sehingga mereka tidak masuk dalam pengawasan OJK.

Meski demikian, OJK sudah berkoordinasi dengan Satgas Waspada Investasi untuk bisa menindaklanjuti laporan klien karena kasus Jouska yang masuk ke OJK.

Akhirnya Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan dari PT Jouska Finansial Indonesia yang melakukan usaha sebagai penasihat investasi atau agen perantara perdagangan efek tanpa izin.

Penghentian ini dilakukan setelah SWI menemukan beragam fakta perihal legalitas dan juga model bisnis dari Jouska. Mereka juga memanggil Aakar Abyasa selaku dari pemilik Jouska.

Selain itu, SWI juga menghentikan kegiatan PT Mahesa Strategis Indonesia dan PT amartha Investas Indonesia yang telah diduga melakukan kegiatan penasihat investasi, manajer investasi, dan merupakan perusahaan sekuritas tanpa izin.

SWI juga memblokir situs web, aplikasi, dan media sosial 3 perusahaan itu serta meminta Jouska untuk bertanggung jawab serta menyelesaikan semua masalah yang ada pada nasabahnya secara terbuka. Mereka diminta berdiskusi dengan para nasabah untuk menemukan jalan yang terbaik.

Kesalahan Berinvestasi Saham Harus Dihindari

Saham adalah jenis investasi yang memiliki tingkat resiko tinggi, namun return yang didapatkan bisa tinggi juga. Skala perbandingan antara resiko dengan keuntungannya tidaklah jauh berbeda. Selain itu naik turunnya saham bisa terjadi hanya dalam hitungan jam, sehingga perhitungannya wajib diperhatikan dengan baik. Terkadang orang – orang tidak berhati – hati dan membuatnya menjadi gagal dalam melakukan ivestasi saham.

Untuk Anda yang ingin memulai melakukan investasi saham, sebaiknya coba perhatikan apa saja kesalahan investor dalam melakukan investasi saham. Berikut ini adalah beberapa kesalahan dalam berinvestasi saham.

Kesalahan Berinvestasi Saham

1.Hanya terpaku di satu saham

Hanya terpaku di satu saham sangat berbahaya karena dapat membuat investor menjadi tidak rasioal dalam menilai sahamnya. Saat seorang investor sudah mulai menyukai satu saham, ia cenderung mengabaikan hal – hal buruk yang kemungkinan terjadi. Ia juga biasanya hanya ingin mendengar hal baiknya saja.

Coba gunakan saham sebagai media yang bisa menuntun Anda pada tujuan keuangan, tetapi jangan sampai terpaku kepada saham. Karena nantinya Anda akan melepas saham tersebut untuk bisa memenuhi tujuan keuangan.

2.Tidak Paham Fundamental

Fundamental perusahaan seharusnya dapat menjadi sebuah analisis mendasat di dalam mengambil keputusan untuk membeli saham. Tapi sayangnya kini banyak investor lebih gemar melihat tren yang sesaat di dalam analisis teknikal.

Keinginan untuk menghasilkan profit yang cepat di pasar modal, membuat para investor saham cenderung mengabaikan fundamental perusahaan. Padahal dari laba rugi perusahaan yang merupakan pemicunya sangatlah tergantung di fundamental perusahaan. Anda bisa membayangkan jika resiko yang mengancam investor di sisi fundamental diabaikan.

3.Mudah Untuk Putus Asa

Mempunyai saham itu berarti memiliki sebagian kecil persentase pada sebuah bisnis. Investasi saham bisa dianalogikan dengan berbisnis. Setiap orang yang melakukan investasi saham harus siap dengan resiko yang ada, yaitu ketidakpastian. Itu artinya, siap untuk bisa mendapatkan keuntungan, tapi juga siap pada resiko kerugiannya.

Hal itu membuat para investor harus memiliki sifat yang tidak mudah untuk berputus asa. Coba belajar dari kesalahan yang sudah diperbuat, jadi akan semakin membaik kedepannya.

4.Terjebak Saham Murah Tanpa Potensi.

Hampir semua investor pasti ingin memiliki daham dengan harga murah dan juga bisa dijual dengan harga tinggi. Tetapi sayangnya, banyak investor yang menyalah pahami strategi satu ini. Banyak diantara mereka yang mengambil saham murah, namun bukan berasal dari perusahaan yang bagus. Peluang untuk bisa mendapatkan keuntungan lebih besar jika memilih membeli saham unggul tetapi dalam jumlah sedikit, dari pada saham ribuan dengan harga recehan.

5.Takut Membeli Saham Saat Pasar Turun

Kondisi ekonomi bergerak dengan tidak menentu membuat harga saham turut menjadi korban. Biasanya saat ekonomi memburuk, bursa saham akan lesu dan investor akan pesimis. Padahal jika diperhatikan, pasar yang bearis akan menawarkan investasi saham yang bagus namun murah. Misalnya di tahun 2016 saham komuditas batu bara sedang jatuh di bawah ekuitas. Tetapi ketika ekonomi sedang memabaik, saham – saham ini kembali ikut naik. Untuk para pelaku investasi pintar, ini merupakan sebuah peluang yang baik.

Nah, itulah beberapa kesalahan yang perlu dihindari oleh para investor, khususnya pemula. Jangan langsung mencap saham sebagai investasi yang negatif karena kesalahan kita sendiri. Sebaiknya pelajari terlebih dahulu siasat – siasat yang perlu di jalankan saat mencoba investasi saham, jangan menyesal setelahnya.

Pentingnya Membuat Perencanaan Keuangan Untuk Masa Depan

Masa depan merupakan hal yang tidak bisa diduga – duga. Tidak peduli sekeras apa Anda sudah berusaha, masa depan tetap akan menjadi rahasia terbesar. Tetapi itu bukan berarti kita hanya berpasrah diri dan tidak memiliki tujuan, keinginan, juga sasaran yang ingin dipenuhi. Setidaknya jika kita sudah mempersiapkan segalanya sejak dini, kita dapat meminimalisir keburukan yang akan terjadi di masa depan.

Perencanaan keuangan merupakan salah satu cara untuk bisa mencapai tujuan hidup. Salah satunya adalah dengan menggunakan manajemen keuangan yang cermat. Perencanaan keuangan ini penting untuk kita semua dan harus bisa dilakukan dengan serius agar nantinya bisa membentuk juga melindungi masa depan dengan lebih baik. Jadi sangat diperlukan perencanaan keuangan yang lebih baik untuk masa depan.

Namun, memilih perencanaan keuangan tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Berhati – hatilah dalam memeilih perencanaan keuangan. Carilah yang dapat memahami kebutuhan, menyusun rencana, dan menuntun sepanjang hidup profesional pada masa pensiun. Semakin cepat dimulai maka akan semakin baik ke depannya.

Berikut ini adalah beberapa faktor penting yang wajib diperhatikan ketika ingin memahami pentingnya perencanaan keuangan untuk masa depan.

Faktor Memahami Pentingnya Perencanaan Keuangan

1.Pertumbuhan Pendapatan

Perencanaan keuangan bisa membantu memantau keuangan baik dari penghasilan dan menumbuhkannya dengan lebih lanjut. Ini bisa membuat uang bekerja untuk Anda. Ini akan memungkinkan kita melipatgandakan uang yang bisa dimanfaatkan saat sedang dibutuhkan. Baik itu merupakan jangka pendek, menengah, atau panjang.

Dengan perencanaan akurat, Anda bisa mengambil posisi terdepan untuk mengontrol penghasilan, dan bekerja agar bisa membangun platform keuangan yang solid di pribadi dan profesional.

2.Pertumbuhan Arus Kas

Secara alami, pertumbuhan pendapatan akan mengarah ke pertumbuhan arus kas secara keseluruhan. Perencanaan dari keuangan akan diperlukan dalam kegiatan sehari – hari dalam bisnis juga kehidupan pribadi. Dengan analisis yang cermat, Anda bisa mengidentifikasi kegiatan atau tanggung jawab yang perlu untuk diperhatikan.

Prioritas dari pengeluaran seperti itu bisa secara signifikan membantu Anda untuk memantau arus kas, mengurangkan pengeluaran yang tidak diperlukan, dan juga membangun modal keseluruhannya.

3.Mengamankan Masa Depan Keluarga

Dengan perencanaan uang yang tepat, masa depan dari keluarga Anda juga akan terjamin. Tabungan yang dihasilkan dari perencanaan keuangan ini bisa sangat membantu saat sedang mengalami kesulitan di dalam hidup. Ini akan membuat Anda menjadi lebih kuat saat sedang mengalami kesulitan dalam hidup.

Misalnya seperti untuk perlindungan asuransi yang baik, nantinya dapat membuat Anda dan keluarga aman saat sedang berada pada masa sulit.

4.Investasi

Ini juga bisa menjadi investasi yang baik ke depannya, yang bisa memandu Anda untuk dapat memilih investasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan, tujuan, dan kepribadian.

5.Menciptakan Aset

Aset merupakan harta yang bisa bertumbuh harganya seiring dengan waktu. Ini akan memberikan rasa aman dan nyaman untuk pikiran kita. Sangat penting untuk bisa memahami nilai sebenarnya dari satu aset.

6.Siap Hadapi Inflasi

Inflasi dianggap menjadi penghancur terbesar dari daya beli. Jadi sangat penting bagi kita untuk merencanakan keuangan di masa depan. Saat perencanaan keuangan Anda sudah baik, ke depannya akan lebih siap dalam menghadapi kenaikan inflasi pada tahun – tahun mendatang.

7.Meraih Tujuan Jangka Panjang & Pensiun

Banyak tujuan yang kita miliki, seperti memiliki rumah, mobil, pendidikan anak, dan lainnya. Selain itu merencanakan kehidupan setelah pensiun juga penting untuk direncanakan saat ini.

Perencanaan keuangan dapat membantu menghasilkan kekayaan yang cukup untuk nantinya menghasilkan hari esok yang lebih baik dan cerah.

Semoga informasi mengenai perencanaan keuangan ini dapat membantu Anda kedepannya.

Trader Sukses dari Saham di Indonesia

Di Indonesia masih banyak yang meragukan untuk melakukan investasi pada saham. Ini karena mereka mengaku pernah mencoba melakukannya dan gagal. Padahal permasalahannya bukan pada saham tersebut, melainkan mereka yang kurang memahami bagaimana cara mengelola saham dengan baik.

Ada beberapa orang di Indonesia yang menjadi bukti kalau saham dapat menjadi sumber penghasilan utama, bahkan penghasilannya lebih besar dibandingkan dnegan pekerjaan utama. Terdapat beberapa trader sukses di Indonesia yang mengambil keuntungan hingga triliunan rupiah dari saham.

Mau tahu siapa saja orangnya? Berikut ini adalah beberapa trader sukses di Indonesia yang memperoleh keuntungan besar dari saham.

Trader Sukses Bermain Saham

1.John Wen

John Wen merupakan sosok trader sukses yang masih berusia muda. Ia merupakan panutan untuk generasi milenial dalam melakukan investasi saham. Karirnya ia awali di tahun 2012, kala itu ia masih berusia 20 tahun. Kini ia sudah memiliki kekayaan berlimpah berkat saham.

Pada awalnya ia membeli saham unggulan, terutama di sektor perbankan. Namun karena keuletannya, kini ia memahami strategi dalam bermain saham. Itulah sebabnya ia kini sudah sukses dalam melakukan investasi saham.

2.Andika Sutoro Putra

Berikutnya masih dari generasi milenial, yaitu Andika Sutoro Putra. Ia sudah menjadi seorang trader sukses di usianya yang ke 24 tahun. Menurutnya, orang – orang terkaya di dunia membuatnya termotivasi untuk menjadi seorang trader sukses. Salah satunya untuk bisa terus menambah nilai investasi.

Ia sudah menggeluti dunia trading sejak berusia 15 tahun, dana modal yang ia dapatkan pun berasal dari berjualan. Setelah 9 tahun berlalu, kini ia bisa megumpukan total kekayaan hingga lebih dari 40 miliar.

3.Desmond Wira

Untuk para investor saham yang sudah lama bergelut dalam dunia ini, Desmond Wira bukan lagi sosok asing. Apalagi ia kerap kali menuliskan buku tentang investasi saham. Selain itu ia juga membagikan tips suksesnya melalui seminar dan diskusi langsung.

Di awal investasinya, ia memulai dengan menumpag rekening teman. Kemudian ia juga pernah mengalami kerugian karena krisis yang terjadi di tahun 1998.

4.Ellen May

Ellen May merupakan bukti bukan hanya pria saja yang bisa menjadi trader sukses, ia bahkan merupakan trader yang juga seorang wirausahawan dan pemilik PT Ellen May Indonesia. Selama ia bergelut dalam dunia trading, Ellen sudah berkali – kali mengalami kegagalan dan juga perjuangan. Bahkan di tahun 2008 ia pernah berhenti melakukan trading karena krisis ekonomi di tahun tersebut.

Namun ia kembali bangkit dan mengubah strategi tradingnya. Karena itu ia berhasil mendapatkan keuntungan hingga 600% dan juga 1500% di tahun 2013.

5.Suherman

Terakhir ada Suherman yang mematahkan prinsip kalau trading saham hanya untuk mereka yang berduit dan berpendidikan. Suherman dulu hanyalah seorang satpam. Karena lingkungan kerja dan juga anjuran dari atasannya, ia mulai terjun ke dunia saham.

Pada awalnya ia hanya coba – coba, ternyata hasil yang didapatkannya sangatlah fantastis. Bahkan modal yang dikeluarkannya tidak lebih dari 10 juta, tapi kini ia bisa meraup profit konsisten diantara 50% – 60% setiap tahun.

Nah, itulah beberapa orang yang sukses melakukan investasi saham. Mereka membuktikan kalau jika dilakukan dengan baik dan benar, saham bisa menjadi pendapatan utama kita. Jadi sebelum melakukan investasi saham, perhatikan dengan baik, ya, bagaimana cara untuk menginvestasikan duitmu dengan baik dan benar!

Klien Jouska Rugi Puluhan Juta?!

Perusahaan konsultan Investasi juga penasihat keuangan dari PT Jouska Financial Indonesia, atau biasa dikenal dengan nama Jouska dipemasalahkan oleh salah satu kliennya. Jouska telah dinilai melakukan pengelolaan dana yang tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui oleh para klien. Hal ini tentunya menimbulkan kerugian untuk para klien.

Salah seorang klien Jouska yang bernama Muhammad Abdurrahman Khalish mengampaikan kalau ia kehilangan uang puluhan juta karena financial advisory yang tidak jelas dari Jouska. Ia juga menceritakan kalau dirinya menjadi klien sudah sejak September 2018. Pada kala itu ia mengambil jasa Managemen Investasi Saham.

Namun karena ia merasa awam pada masalah investasi juga dunia financial planner, ia mempercayakan semuanya pada Jouska. Bahkan Khalis juga menyampaikam bukti perjanjian, yaitu perjanjian kerja yang menyebutkan poin – poin yang telah disepakati mengenai hak – hak dan kewajiban antara dua belah pihak.

Khalish juga membuka Rekening Dana Nasabah atau RDI perusahaan efek PT Philips Sekuritas melalui Jouska, ia mendapat aplikasi online trading POEMS. Setelah itu Khalis menempatkan dana di RDI yang telah dibuat itu.

Namun kejanggalan dirasa muncul ketika pihak Jouska bisa melakukan transaksi saat ia tidak memberikan login. Jouska tetap dapat melakukan transaksi jual & beli pada akunnya tersebut.

Karena itu Khalish meminta pihak Jouska untuk melakukan investasi saham – saham syariah saja. Di dalam kurun waktu 1 tahun, Khalish membeli saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan beberapa saham lain.

Dikarenakan permintaannya untuk melakukan investasi saham syariah saja, ia meminta saham bank untuk dijual Memang saham bank itu dijual, namun tak lama kembali dibelikan saham bank. Jouska juga membelikan saham emitmen yang baru IPO, yaitu PT Sentral Mitra Informatika Tbk atau IPO.

Tahun lalu, tepatnya 10 Agustus 2019, Khalish melihat kalau LUCK merupakan perusahaan yang ada pada daftar unusual market activity di Bursa Efek Indonesia. Biasanya saham yang masuk pada daftar ini memiliki pergerakan naik turun yang tidak wajar.

Jouska kala itu menyarankan untuk keluar pelan – pelan dari saham tersebut. Khalish pun meminta untuk menjual saham LUCK, namun Jouska tidak menjualnya dengan beragam alasan. Bahkan Khalish sampai mendatangi kantor Jouska untuk meminta langsung kepada mereka agar menjual saham LUCK.

Karena hal ini Khalish mengalami kerugian yang cukup besar di saham tersebut, saat pembelian tercatat pada harga Rp1.965, dibeli pada 12 Juli 2019. Sedangkan kini portofolionya telah minus lenih dari 50%. Setelah kejadian ini ia mengumpulkan bukti – bukti terkait mengenai pelanggaran yang sudah Jouska lakukan.

Total dana yang masuk dikabarkan mencapai Rp9.5 juta, namun kini hanya tersisa Rp30 jutaan. Menurut Khalish bukan hanya dirinyalah yang mengalami kejadian seperti ini. Banyak klien lain yang juga merasakan hal sama.

Saham LUCK sendiri sudah anjlok 83.38% selama satu tahun terakhir, bahkan sahamnya yang pernah menyentuh level Rp2000-an, kini hanya berada pada harga Rp324-an.

Namun hal uniknya adalah, LUCK tercatat melantai di BEI pada akhir tahun 208 karena bantuan dari Philip Sekuritas Indonesia yang merupakan Penjamin Pelaksana Emisi Efek alias Underwriter.

Semoga dari kasus ini kita bisa ambil hikmahnya dan menerima perlakuan yang sama dengan apa yang Khalis alami. Jadi bagi kalian yang hendak melakukan investasi, cobalah lebih berhati – hati, ya!