BAGAIMANA BELAJAR INVESTASI SAHAM UNTUK PEMULA?

Saham merupakan bukti kepemilikan sebuah perusahaan yang dilakukan dengan cara menyertakan sejumlah modal pada suatu perusahaan. Artinya jiak seseorang memiliki saham artinya ia sudah mengkalim atas asset perusahaan dan sudah menjadi pemilik perusahaan. Kekuasaan yang dimiliki bisa semakin besar, apabila modal yang disertakan juga lebih banyak.

Banyak orang yang sudah memulai investasinya lewat saham, karena jika kita telusuri lebh lanjut investasi ini bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan besar. Untuk saham sendiri terdapat dua keuntungan yang bisa didapatkan yaitu dividen dan capital gain. Dividen merupakan bagi hasil keuntungan yang diperoleh perusahaan, sedangkan capital gain adalah seslisih antara harga beli dan jual. Capital gain ini biasanya berada pada perdagangan saham.

Nah berikut ini adalah cara bagaimana belajar saham bagi pemula!

1.Pahami tentang investasi saham

Pahami tentang investasi saham

Banyak orang yang tak mengerti bagaimana caranya berinvestasi saham namun mereka langsung terjun tanpa mengenal bagaimana esensinya, bagaimana saham bekerja. Ketika sudah buru-buru yang ada malah terjerumus ke hal yag salah dan membuat kalian malah jadi rugi. Karena saat kita sudah paham, maka pemahaman tersebut akan mempengaruhi cara saham bekerja.

2.Reksadana

Reksadana

Bagi pemula yang ingin berinvestasi saham tentunya selalu bingung dalam memilih saham. Kalian tak perlu khawatir karena dengan reksanadana, manajer investasi akan memberikan beberapa portofolio saham yang terbaik. Setiap bulan pun terdapat laporan sahamnya, mulai dari kinerja perusahaan seperti apa, statistik per minggunya. Dan juga reksadana tak akan pernah salah bila dilakukan oleh pemula.

3.Diversifikasi Investasi

Diversifikasi Investasi

Yang namanya berinvestasi pasti akan selalu ada yang namanya risiko mau besar ataupun kecil. Yang jelas kita tak pernah tau apa apaah dikemudian hari ada risiko yang harus diterima atau tidak. Kemungkinan risiko yang kita dapatkan pun bisa sangat besar, untuk itu bagi pemula yang ingin menanamkan modalnya kalian harus belajar bagaimana menerima dan mengelola risiko tersebut.

Penting diketahui untuk pemula, bahwa jika ingin menanamkan modalnya pada suatu perusahaan janganlah ditempatkan pada satu perusahaan saja. Karena kita tak pernah tau bila perusahaan tersebut akan mengalam masalah atau krisis yang membuat investasi kita menjadi terhambat.

Dengan begitu saat ada satu investasi yang bermasalah, kalian masih punya backup investasi lain. Namun jika dilakukan diversifikasi akan mendapatkan risiko yang lebih rendah.

4.Jangan cepat ingin untung

Jangan cepat ingin untung

Pada dasarnya memang semua orang ingin mendapatkan untung, tapi cara ini kurang tepat bila dilakukan pada investasi saham. Investasi saham itu merupakan investasi jangka panjang, dimana kamu tak bisa semudah itu mendapatkan keuntungan. Meskipun jika keuntungan yang di dapat akan semakin baik bila diterima dengan cepat.

Yang perlu diperhatikan lagi bahwa investasi saham itu butuh waktu yang cukup lama, prosesnya tak mudah untuk membuat keuntungan yang besar. Karena investasi seperti ini tak bisa disamakan dengan bisnis lain yang bisa mendapatkannya profit per hari/perminggu hingga perbulan.

Setidaknya butuh 1 tahun untuk melihat apakah perusahaan itu bisa berkembang. Satu tahun pun bisa dibilang paling minimal, jadi memang investasi seperti ini harus bisa sabar menunggu hingga bertahun-tahun agar keuntungan yang didapatkan pun maksimal.

5.Beli harga saham saat sedang turun

Beli harga saham saat sedang turun

Harga-harga saham memang tak selamanya sama, apalagi setiap harinya bisa sangat berfluktuasi. Jika terdapat harga pasar yang turun itu adalah suatu kesempatan emas yang tak boleh dilewatkan. Namun tetap jangan terburu-buru, kalian pun harus bisa membaca bagaimana kondisi perusahaannya apakah laporannya keuangannya baik-baik saja atau sedang ada masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *