All posts by author

MENGENAL BERBAGAI INDIKATOR DALAM SAHAM

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di saham, udah tau belum indikator-indikatornya? Bagi yang belum tau jangan khawatir, kali ini kita akan ngasih tau apa aja sih indikator yang perlu kalian tau. Simak ya!

Saham yang kita kenal dari dulu ternyata memiliki beberapa jenis saham loh. Saham ini dibagi menjadi 3 jenis yang berbeda yaitu saham bonus, saham preferen dan saham biasa. Saham Bonus merupakan saham yang dibagikan secara cuma-cuma dari kapitalisasi agio saham kepada pemegang saham yang ditentukan dari jumlah saham itu sendiri. Agio saham pun bisa diartikan sebagai selisih antara harga saham saat panawaran dengan harga nominal.

Saham preferen merupakan surat berharga yang dijual oleh perusahaan dan pemgenag saham ini akan mendapatkan pendapatan berupa dividen. Dan pemegang saham ini akan memperoleh haknya lebih dulu dibanding dengan pemegang saham biasa. Sedangkan saham biasa adalah bukti kepemilikan atas perusahaan sesuai dengan berapa modal yang dikeluarkannya, kepemilikan perusahaan itu sudah termasuk aset-aset penting perusahaan.

Lalu disetiap jenis saham ini terdapat juga kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Jika di saham biasa, kelebihan yang akan kalian dapat dimana investasi ini gak ada jatuh temponya, jadi perusahaan akan lebih terbuka dan kamu pun punya peluang untuk melakukan diversifikasi. Tapi kamu pun harus tau ada kekurangannya, dimana jika suatu saat saham mau dijual, ada kemungkinan kalah dari investor mayoritas dan hal ini akan menimbulkan konflik semua pihak.

Begitupun sama dengan saham preferen yang punya kelebihannya sendiri, dimana keuntungan yang akan didapat tentunya akan jauh lebih besar ketimbang saham biasa. Saat perusahaan likuidasi pun, investor akan mendapatkan uang lebih dulu dibanding pemilik saham biasa. Untuk kekurangannya sendiri, dimana pemilik saham preferen gak punya hak paksa dari dividen yang diberikan.

Karena investasi saham itu berupa jangka panjang, tentunya kamu gak akan bisa mendapatkan keuntungan seperti bisnis lainnya yang bisa dihitung perminggu atau perbulan. Nah untuk itu kamu perlu tau bagaimana bentuk keuntungan dari investasi sini.

Keuntungan yang didapatkan berupa dividen. Dividen merupakan keuntungan atau pembagian laba atas keutungan perusahaan yang akan dibagikan kepada para pemegang saham sesuai banyaknya jumlah saham yang dimiliki. Dividen ini bisa didapatkan dari perhitungan selisih antara laba perusahaan yang dikurangi oleh laba ditahan. Karena pendapatan perusahaan pun sangat fluktuatif, maka dividen yang akan didapatkan pun akan mengikuti sesuai dengan kondisi perusahaan. Namun bisa jadi kamu gak mendapat dividen, karena perusahaan ingin menggunakan uang itu untuk operasional di periode berikutnya atau juga perusahaan sedang dilanda masalah.

Dividen pun ternyata dibagi dua yaitu dividen saham yang dimana pemegang saham akan mendapat dividen berupa saham dan dividen tunai, dimana dividen yang diberikan berupa uang.

Selain dividen, investor pun akan mendapatkan keuntungan investasi dari capital gain. Apa sih capital gain itu? jadi capital gain akan diperoleh dari investor yang menjual sahamnya dengan harga yang lebih tinggi. Karena antara harga beli dan jual pasti ada selisih, nah selisih itulah yang dinamakan dengan capital gain. Karena pergerakan harga saham selalu naik turun, jadi gak ada salahnya jika mau menjual saham demi mendapatkan capital gain. Namun setelah itu, kita sudah gak ada hak kepemilikan apapun.

Namanya investasi saham itu, calon investor harus bisa menerima risiko-risiko dan kejadian dimasa yang akan datang. Apakah kamu ada niatan untuk berinvestasi saham?

REKOMENDASI APLIKASI UNTUK TRADING SAHAM

Berinvestasi bisa dilakukan dimanapun tergantung apa tujuan yang ingin kita raih dalam berinvestasi. Salah satu yang paling umum dalam berinvestasi adalah pada saham. Berinvestasi dalam saham biasanya butuh suatu aplikasi yang khusus untuk diperlukan dan yang terpenting mudah untuk digunakan.

Inilah beberapa rekomendasi aplikasi untuk trading saham yang sering banyak digunakan oleh banyak orang.

1.Most Mandiri

Most Mandiri

Aplikasi trading yang pertama yaitu bernama Most Mandiri yang dimiliki oleh Mandiri Sekuritas sebagai broker saham terbesar di Indonesia. Aplikasi ini sangat cocok digunakan oleh para pemula yang ingin belajar investasi saham. Memang untuk membuat akun awal dikenakan biaya yang cukup mahal karena memang lembaga ini sudah BUMN pasti sudah terjamin.

Namun dari biaya yang mahal itu, terdapat keunggulan yang dimiliki oleh aplikasi ini dimana pendaftarannya bisa dilakukan secara online, koleksi reksadananya pun cukup lengkap dan banyak memiliki produk untuk berinvestasi.

2.Sinarmas

Sinarmas

Fitur yang dimiliki oleh Sinarmas ini cukup unik dimana untuk minum depositnya yaitu 500 ribu. Meskipun begitu aplikasinya kurang nyaman digunakan karena tidak user friendly. Tampilannya sendiri seperti aplikasi yang lawas sehingga apabila kamu ingin menggunakan aplikasi ini untuk berinvestasi akan mengalami sedikit kesulitan.

3.BNI Sekuritas

BNI Sekuritas

Aplikasi untuk trading saham yang berasal dari BUMN lainnya adalah BNI Sekuritas dengan nama aplikasi yaitu BIONS. Tampilan dari aplikasinya sendiri sangat fresh dan mudah digunakan, juga bisa digunakan melalui smartphone. Pada aplikasi ini, pengguna bisa melakukan trial terlebih dahulu sehingga mereka tak perlu mengeluarkan uang.

Hal ini dilakukan agar para pengguna bisa lebih awam dan familiar dengan fitur-fitur aplikasinya. Fitur-fitur yang dimilikinya pun sudah sangat lengkap seperti fundamental, corporate action, dan juga selalu ada informasi terbaru. BIONS pun memiliki aturan dimana pengguna awalnya harus menyetorkan biaya awal sebesar 1 juta. Produk yang jualnya pun ada 2 macam yaitu saham regular dan Syariah.

4.Indopremier IPOT

Indopremier IPOT

Salah satu keunggulan yang ada di IPOT dimana selalu membantu nasabahnya untuk selalu mengikuti seminar agar bisa lancar berinvestasi jangka panjang. Lalu dengan menggunakan aplikasi ini, nasabah gak perlu deposit saat pembukaan akun, kecuali ketika mau melakukan transaksi. Fitur di dalam aplikasi ini juga cukup mudah serta bisa digunakan oleh user baru yang ingin berinvestasi.

Lalu ada fitur yang paling baru bernama Robo Trading yaitu sistem yang akan menjalankan jual dan beli secara otomatis. Transaksi tersebut akan berjalan sesuai dengan harga yang sudah ditentukan sebelumnya.

5.Stockbit

Stockbit

Awal mula dibuat aplikasinya sebagai awal dari komunitas yang senang dalam trading saham. Dimana sesame pelaku investasi bisa saling belajar dan berbagi info penting perihal saham. Sehingga dengan platform ini, orang-orang bisa tahu akan sesuatu hal dan yang terpenting bisa bermanfaat bagi semua orang. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis dan sangat terbuka bagi siapapun yang ingin belajar tentang investasi saham.

Dari sana pun kita bisa tahu, siapa saja yang sudah berpengalaman dan tidak. tampilan dari palikasinya pun mudah dipahami dan kita disediakan data untuk analisis fundamental dan teknikal. Di aplikasi ini pun, kita bisa melihat laporangan keuangan dengan rasio lalu terdapat pula grafik pergerakannya. Fiturnya yang detail dan ringkas, membuat banyak orang yang menggunakan palikasi ini.

Jadi itulah 5 aplikasi untuk belajar mengenai investasi saham, jika ingin mencoba silahkan diunduh pada smartphone kalian dengan begitu kalian bisa menambah ilmu baru juga. Semoga beranfaat!

MENGENAL ISTILAH-ISTILAH DALAM SAHAM

Saham merupakan suatu investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan. Banyak orang yang kini memulai berinvestasi pada saham. Karena sifatnya jangka panjang, keuntungan yang akan di peroleh pun tak secepat dengan menabung biasanya. Banyak juga yang belum mengerti bagaimana sistem saham itu bekerja. Nah untuk mempelajari semuanya, kita kupas satu persatu yuk karena memang banyak sekali istilah yang orang-orang awam belum ketahui.

Investasi saham bisa dibilang investasi terbaik yang bisa dilakukan oleh semua orang. Terlebih membeli saham tak perlu langsung terlalu banyak, kecuali memiliki uang yang cukup. Harga saham di pasaran akan naik jika indeks harga sahamnya terjadi peningkatan. Namun semua ini tak selalu meningkat karena setiap tahunnya kan terjadi fluktuasi apakah naik atau turun.

Saham sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu saham biasa dan saham preferen. Untuk saham biasa yaitu kepemilikan atas klaim perusahaan beserta isinya, saat kita membeli saham saat itulah kita menjadi pemilik perusahaan, namun dibalik itu semua ada risiko yang sangat besar untuk di tanggung. Sementara saham preferen yaitu berupa obligasi yang idamana keuntungannya berapa bunga.

Berbicara soal saham, kita selalu mendengar yang namanya dividen, deviden ini merupakan pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham. Dividen ini menjadi sumber utama dalam memperoleh keuntungan, namun tak selalu dividen dibagikan kepada pemegang saham. Karena ada perusahaan yang sengaja melakukan laba ditahan untuk membantu biaya operasional di periode berikutnya, ada pula dividen yang dibagikan. Dividen yang dibagikan juga tak akan pernah sama, karena setiap perusahaan (apalagi perusahaan produksi) akan selalu mengalami untung dan rugi. Lalu pembagian jumlah laba pun tergantung kepada berapa posi kepmeilikan kita terhadap saham perusahaan.

Darimana keuntungan yang kita dapat dari berinvestasi saham? Untuk yang pemula, pasti kalian hanya mengetahui keuntungan berasal dari dividen saja. Padahal Kenaikan harga saham di pasar pun bisa menjadi sumber keuntungan. Karena saat perdagangan saham dilaksanakan pasti akan ada sesi tawar menawar antara pemegang saham, calon pembeli dan yang memiliki barangnya.

Keuntungan bisa diperoleh dari selisih harga jual dan harga beli. Tentunya semua itu memiliki plus minus tersendiri. Tapi keuntungan bisa lebih terasa terjadi kenaikan harga sama dan kamu memutuskan untuk menjualnya. Disisi lain, setelah saham tersebut dijual, kamu pun tak bisa merasakan keuntungan setelahnya.

Didalam informasi tentang saham, kamu pun harus mengenal yang namanya IPO atau Initial Public Offering. IPO ini mengartikan bahwa perusahaan dagang ini sudah go public yang artinya siapapun bisa membelinya jika sudah melalui berbagai persyaratan. Setelah itu perusahan tersebut akan tercatat di Bursa Efek Indonesia dan akan dipublikasian tentang informasi/data penting mengenai perusahaan. 

Lalu ada istilah lainnya yang paling sering disebut yaitu BEI (Bursa Efek Indonesia). BEI merupakan suatu instansi yang mendukung kegiatan perdagangan saham. Perusahaan ini pun bukan perusahaan yang bertujuan mencari untung, namun mereka menjamin seluruh fasilitas dalam perdangan efek. Mereka memiliki website resmi yaitu www.idx.co.id yang bisa diakses oleh siapapun. Didalamnya pun terdapat informasi lengkap seputar perusahaan dari laporan keuangannya hingga informasi yang paling detail. Website inipun merupakan website resmi yang terdapat list perusahaan resmi yang tercatat dan sudah masuk ke pasar perdagangan efek.

Informasi yang kami berikan kali ini masih belum lengkap dan tentunya masih banyak istilah-istilah penting yang harus kalian ketahui. Segini dulu ya penjelasannya, semoga membantu!

BAGAIMANA BELAJAR INVESTASI SAHAM UNTUK PEMULA?

Saham merupakan bukti kepemilikan sebuah perusahaan yang dilakukan dengan cara menyertakan sejumlah modal pada suatu perusahaan. Artinya jiak seseorang memiliki saham artinya ia sudah mengkalim atas asset perusahaan dan sudah menjadi pemilik perusahaan. Kekuasaan yang dimiliki bisa semakin besar, apabila modal yang disertakan juga lebih banyak.

Banyak orang yang sudah memulai investasinya lewat saham, karena jika kita telusuri lebh lanjut investasi ini bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan besar. Untuk saham sendiri terdapat dua keuntungan yang bisa didapatkan yaitu dividen dan capital gain. Dividen merupakan bagi hasil keuntungan yang diperoleh perusahaan, sedangkan capital gain adalah seslisih antara harga beli dan jual. Capital gain ini biasanya berada pada perdagangan saham.

Nah berikut ini adalah cara bagaimana belajar saham bagi pemula!

1.Pahami tentang investasi saham

Pahami tentang investasi saham

Banyak orang yang tak mengerti bagaimana caranya berinvestasi saham namun mereka langsung terjun tanpa mengenal bagaimana esensinya, bagaimana saham bekerja. Ketika sudah buru-buru yang ada malah terjerumus ke hal yag salah dan membuat kalian malah jadi rugi. Karena saat kita sudah paham, maka pemahaman tersebut akan mempengaruhi cara saham bekerja.

2.Reksadana

Reksadana

Bagi pemula yang ingin berinvestasi saham tentunya selalu bingung dalam memilih saham. Kalian tak perlu khawatir karena dengan reksanadana, manajer investasi akan memberikan beberapa portofolio saham yang terbaik. Setiap bulan pun terdapat laporan sahamnya, mulai dari kinerja perusahaan seperti apa, statistik per minggunya. Dan juga reksadana tak akan pernah salah bila dilakukan oleh pemula.

3.Diversifikasi Investasi

Diversifikasi Investasi

Yang namanya berinvestasi pasti akan selalu ada yang namanya risiko mau besar ataupun kecil. Yang jelas kita tak pernah tau apa apaah dikemudian hari ada risiko yang harus diterima atau tidak. Kemungkinan risiko yang kita dapatkan pun bisa sangat besar, untuk itu bagi pemula yang ingin menanamkan modalnya kalian harus belajar bagaimana menerima dan mengelola risiko tersebut.

Penting diketahui untuk pemula, bahwa jika ingin menanamkan modalnya pada suatu perusahaan janganlah ditempatkan pada satu perusahaan saja. Karena kita tak pernah tau bila perusahaan tersebut akan mengalam masalah atau krisis yang membuat investasi kita menjadi terhambat.

Dengan begitu saat ada satu investasi yang bermasalah, kalian masih punya backup investasi lain. Namun jika dilakukan diversifikasi akan mendapatkan risiko yang lebih rendah.

4.Jangan cepat ingin untung

Jangan cepat ingin untung

Pada dasarnya memang semua orang ingin mendapatkan untung, tapi cara ini kurang tepat bila dilakukan pada investasi saham. Investasi saham itu merupakan investasi jangka panjang, dimana kamu tak bisa semudah itu mendapatkan keuntungan. Meskipun jika keuntungan yang di dapat akan semakin baik bila diterima dengan cepat.

Yang perlu diperhatikan lagi bahwa investasi saham itu butuh waktu yang cukup lama, prosesnya tak mudah untuk membuat keuntungan yang besar. Karena investasi seperti ini tak bisa disamakan dengan bisnis lain yang bisa mendapatkannya profit per hari/perminggu hingga perbulan.

Setidaknya butuh 1 tahun untuk melihat apakah perusahaan itu bisa berkembang. Satu tahun pun bisa dibilang paling minimal, jadi memang investasi seperti ini harus bisa sabar menunggu hingga bertahun-tahun agar keuntungan yang didapatkan pun maksimal.

5.Beli harga saham saat sedang turun

Beli harga saham saat sedang turun

Harga-harga saham memang tak selamanya sama, apalagi setiap harinya bisa sangat berfluktuasi. Jika terdapat harga pasar yang turun itu adalah suatu kesempatan emas yang tak boleh dilewatkan. Namun tetap jangan terburu-buru, kalian pun harus bisa membaca bagaimana kondisi perusahaannya apakah laporannya keuangannya baik-baik saja atau sedang ada masalah.

IPO, apa itu?

Baru terjun ke dunia saham sepertinya membuat kita bertanya-tanya mengenai banyak istilah yang umum pada dunia ini. Salah satu yang masih kerap kali membuat para investor baru adalah IPO.

Apa itu IPO? IPO merupakan kepanjangan dari Initial Public Offering yang merupakan kondisi di mana perusahaan menjual saham mereka kepada masyarakat. Tujuan dari hal ini adalah agar perusahaan bisa mendapatkan dana tambahan juga semakin mempercepat ekspansi dari perusahaan.

IPO juga bisa diartikan sebagai penawaran saham perdana atau saham dari suatu perusahaan yang dijual atau dilepas kepada masyarakat. Itu menandakan kalau saham pada perusahaan tersebut bukan lagi milik perorangan, namun sudah menjadi Go Public.

Apa sih yang membuat perusahaan menjadi Go Public? Terdapat beberapa alasan kenapa perusahaan akhirnya melakukan hal ini.

Pertama, karena perusahaan membutuhkan modal tambahan. Modal itu nantinya akan digunakan untuk bisa mengurangi beban pinjaman dan lakukan ekspansi perusahaan, jadi perusahaan tidak perlu lagi meminjam dana dari Bank. Selain itu perusahaan pun menjadi bisa menjadi lebih populer baik di kalangan para investor atau masyarakat.

Kedua, perusahaan bisa meningkatkan nilai dari perusahaan secara keseluruhan. Karena dengan Go Public, nilai dari perusahaan bisa menjadi jauh lebih meningkat seiring dengan kenaikan harga dari saham. Kenaikan saham ini akan meningkat seiring dengan perusahaan yang dinilai baik oleh para investor.

Terakhir adalah pertumbuhan perusahaan menjadi lebih cepat. Bisa saja perusahaan menggunakan dana internal dalam melakukan ekspansi, namun prosesnya lebih memakan waktu juga jumlahnya tentunya terbatas. Kalau sudah ada dapat dana dari IPO, perusahaan bisa lebih cepat dalam melakukan ekspansi dan tentunya pertumbuhan bisa menjadi lebih besar.

Lalu apa keunggulan dari IPO?

ipo

Dengan melakukan investasi pada IPO saham, salah satu keunggulannya adalah perusahaan bisa memiliki keuntungan yang tinggi bahkan tanpa batas. Meski tidak mungkin tidak menemukan risiko, tapi pada IPO risiko tersebut bisa diminimalisir.

Kalau dilihat dari kelebihannya ini, investasi saham IPO bisa dimulai dengan modal yang lebih terjangkau. Kenapa hal ini bisa terjadi? Itu karena ketika saham di lepas, bisa saja harga saham itu sedang bullish, jadi cukup diuntungkan perusahannya.

Ada pula keuntungan lainnya, yaitu saham lebih mudah untu ditrading dan fleksibel, karena terdapat fasilitas Trading saham Online. Dengan aplikasi atau platform Trading saham tersebut, bisa mendapatkan kemudahan yang baik di dalam proses atau pemilihan waktu tradingnya.

Meski terlihat menguntungkan, tapi juga harus memperhatikan sisi minus dari IPO. Salah satu kekurangan dari saham ini adalah tidak bisa sesuka hati ingin membeli berapa banyak saham, karena para broker membatasi jumlah penjualan dari saham IPO sesuai dengan jumlah peminat. Karena hal itu, biasanya cukup sulit mendapatkan bagian dari saham ini.

Hal lain adalah membeli saham di IPO tidak bisa secepat kalau membeli saham di bursa efek Indonesia. Itu karena ada rentang seminggu sebelum penarikan dana, jadi kalau ingin membelinya harus menunggu terlebih dahulu.

Perlu diingat kalau membeli saham IPO sama saja dengan memiliki perusahaan dan sebagai pemilik tentunya kita ingin mendapatkan keuntungan dari apa yang sudah kita investasikan. Jadi demi menghindari kerugian, sebelum memilih sahan IPO ada baiknya untuk melakukan analisis matang dari perusahaan yang sedang menjadi incaran tersebut.

Nah, setelah mengetahui mengenai IPO, apakah Anda tertarik untuk mulai melakukan investasi di saham IPO?

IHSG Berpeluang Naik, Saran Saham Pilihan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan kini masih tampak prima dan bahkan menguat hingga 0.7% di posisi 5.132,57 pada hari Selasa 13 Oktober 2020 kemarin. Padahal sebelumnya di sesi pertama sempat melemah.

Indeks Harga Saham Gabungan sempat melemah dikarenakan para investor yang khawatir mengenai demonstrasi besar-besaran perihal mereka yang menolak UU Cipta Kerja.

Hal positif yang lain berasal dari rencana merger yang akan dilakukan oleh BUMN Syariah, yaitu PT BRI Syariah Tbk, PT BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri. Penguatan Indeks di bursa Amerika Serikat dan mayoritas bursa regional juga menjadi hal lain pada sentimen positif yang ada di pasar.

Di hari ini, Rabu 14 Oktober 2020, IHSG diprediksi akan semakin menguat dengan support pada level 5.090 serta resistance 5.176. Ini berasal dari perundingan stimulus fiskal lanjutan yang ada di Amerika Serikat, demonstrasi yang ternyata tidak sebesar yang diperkirakan, juga musim laporan keuangan.

Meski demikian IHSG masih rentan terkoreksi, karena di dalam kondisi ini pelaku pasar bisa mencermati mengenai saham-saham serta pergerakan teknikalnya yang menarik, seperti misalnya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBR!), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Nah, sekarang mari kita lihat dari saham-saham mana saja yang baik untuk kita beli pada hari ini.  Laju bursa saham domestik sendiri kemarin di tanggal 13 Oktober 2020 ditutup menguat pada level 0.77% pada level 5.132,57 poin. Data perdagangan mencatat kalau nilai transaksi yang terjadi kemarin mencapai Rp8,91 triliun dengan volume sebesar 13,55 miliar unit saham serta frekuensi 772,913 kali.

Para investor asing melakukan jual bersih sebesar Rp55,79 miliar dan beberapa saham yang ditransaksikan ada BRIS, BBRI, BBCA, TLKM.

Rekomendasi Pilihan Saham

1.MNC Sekuritas

Yang pertama ada MNC Sekuritas, di mana kemarin terkena Figo retracement 61.8%, penguatan IHSG akan terbatas dan MNC Sekuritas memperkirakan kalau IHSG akan menguji area 5.140-5.160. Meski demikian, IHSH termasuk rentan untuk terkoreksi pada jangka pendek.

Saham pilihan :

ASII
AKRA
PGAS
BBCA

2. Reliance Sekuritas (Stimulusnya Belum Pasti)

Di tengah spekulasi pasar perihal buntunya stimulus ekonomi lanjutan terjadi koreksi Bursa Saham AS. Di indeks S&P 500, saham perbankan memimpin pelemahan, dengan Citigroup Inca dan JPMorgan Chace. Investor khawatir mengenai kuartal ketiga yang hanya memberikan isyarat jeda kesakitan dari pinjaman yang semakin buruk.

Sedangkan untuk Eli Lilly&Co. Perusahaan farmasi itu tumbang setelah tadinya menunda pelaksanaan uji antibodi yang sudah disponsori pemerintah dikarenakan masalah keamanan tepat beberapa jam setelah Johnson&Johnson melakukan penghentian uji coba vaksin Covid-19.

Saham Pilihan

ITMG
IMAS
SMB
PGAS

3. Binaartha Sekuritas

Binaartha Sekuritas masih melanjutkan penguatan, di mana jika dilihat dari indikator MACD sudah membentuk pola Golden Cross yang berada pad area negatif. Sedangkan ditunjukkannya sinyal positif dan Stohastic dan RSI.

Kalau dilihat dari sisi lainnya, ada beberapa pola upward bar yang menandakan kalau ada potensi terjadi penguatan lanjutan, jadi bisa masuk ke resistance ke depannya.

Saham Pilihan

ISAT
ICBP
MEDC

INCO

Nah, itulah berita mengenai saham hari ini dan beberapa saham pilihan di hari ini. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda dan jangan lupa untuk menantikan berita mengenai saham dari kami lainnya.

Kenapa IHSG Susah Tembus 5000?

Semenjak disahkannya Omnibus Law Undang-undang Cipta kerja, keadaan di Indonesia terus memanas. Kondisi ini membuat banyak buruh yang melakukan aksi demo di berbagai tempat di Indonesia.

Banyak poin-poin yang menjadi perhatian yang memicu aksi para buruh yang dianggap akan membuat para buruh merasa dirugikan.

Mereka bahkan melakukan aksi mogok kerja secara nasional. Hingga hari ini banyak aspek yang berdampak dari disahkannya omnimbus law ini, salah satunya adalah IHSG.

Salah satu tujuan disahkannya Omnibus Law adalah untuk meningkatkan investor, tetapi nyatanya hingga gari ini Omnibus Law masih belum memberikan dampak yang signifikan untuk pasar saham.

Ini karena para investor masih belum memasukkan faktor Omnibus Law yang baru disahkan pada tanggal 5 oktober 2020 lalu sebagai katalis positif dalam jangka panjang untuk bursa saham domestik atau dalam negeri.

Hingga hari ini, masih dapat dilihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan yang masih berada pada level 4.900 – 5.000. Sedangkan di perdagangan yang ada di hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan sempat berada di level bawah 4.974 poin.

Di sesi satu pada tanggal 7 Oktober 2020 di hari rabu ini, data perdagangan mencatat kalau Indeks Harga Saham Gabungan tutup saat minus 0.63% pada level Rp4.967. Padahal sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan sempat untuk menyentuh angka 5.014 di rentang perdagangan sejak pagi hari.

Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp13.73 Triliun karena adanya transaksi yang nego, sebanyak 146 saham naik, 235 turun, dan 167 tetap. Sepertinya Indeks Harga Saham Gabungan tertinggi masih berada pada poin 6.325, tepatnya ketika Indonesia belum memiliki kasus Covid di awal tahun ini.

Hari ini Asing keluar Rp346,95 miliar pada pasar reguler serta ditambahkan dengan adanya nego dan pasar tunai. Ini membuat net sell Asing mencapai angka Rp1.94 triliun pada sesi 1. Year to Date ASing keluar Rp 61 Triliun.

Janson Nasrial, Senior Vice President Research Kanaka Hita Solvera berpendapat meskipun Omnibus Law mendapatkan banyak penolakan dari berbagai pihak, nyatanya ini dianggap sebagai sebuah terobosan pada 20 tahun terakhir kalau dilihat dari sisi untuk memudahkan investasi untuk masuk ke Indonesia.

Bahkan ia mengatakan kalau ini merupakan sebuah raihan luar biasa dari 20 tahun terakhir. Ia tapi mengakui kalau beberapa pasal yang ada di dalam Omnibus Law lebih kepada menguntungkan para pengusaha.

Sedangkan kalau dilihat dari sisi yang lainnya, ketika terjadi pandemi seperti saat ini para pengusaha juga memiliki beragam resiko turunan layaknya kondisi makro ekonomi juga daya saing dari para pekerja Indonesia yang dianggap masih kalah kalau dibandingkan dengan negara-negara lain.

Kini, menurut Janson pergerakan yang ada di IHSG lebih berdampak kepada eksternal . Seperti yang terjadi ketika Presiden Donald Trump yang menginstruksikan untuk lakukan perhentian perundingan terkait  Stimulus tambahan dengan partai Demokrat.

Penghentian ini akan dilakukannya sampai nanti pemilu presiden yang akan dilakukan pada tanggal 3 November. Keputusan ini membuat bursa AS, Wall Street langsung anjlok di penutupan perdagangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 1.34% menjadi sebesar 27.772, 76. Sedangkan untuk Indeks S&Pnya turun ke level 3.360 dan Nasdaq menjadi pada level 11.154.

Jadi mari kita lihat saja kedepannya apakah akan ada dampak yang bisa dilhat dari pengesahan omnibus Law ini.