IHSG Berpeluang Naik, Saran Saham Pilihan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan kini masih tampak prima dan bahkan menguat hingga 0.7% di posisi 5.132,57 pada hari Selasa 13 Oktober 2020 kemarin. Padahal sebelumnya di sesi pertama sempat melemah.

Indeks Harga Saham Gabungan sempat melemah dikarenakan para investor yang khawatir mengenai demonstrasi besar-besaran perihal mereka yang menolak UU Cipta Kerja.

Hal positif yang lain berasal dari rencana merger yang akan dilakukan oleh BUMN Syariah, yaitu PT BRI Syariah Tbk, PT BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri. Penguatan Indeks di bursa Amerika Serikat dan mayoritas bursa regional juga menjadi hal lain pada sentimen positif yang ada di pasar.

Di hari ini, Rabu 14 Oktober 2020, IHSG diprediksi akan semakin menguat dengan support pada level 5.090 serta resistance 5.176. Ini berasal dari perundingan stimulus fiskal lanjutan yang ada di Amerika Serikat, demonstrasi yang ternyata tidak sebesar yang diperkirakan, juga musim laporan keuangan.

Meski demikian IHSG masih rentan terkoreksi, karena di dalam kondisi ini pelaku pasar bisa mencermati mengenai saham-saham serta pergerakan teknikalnya yang menarik, seperti misalnya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBR!), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Nah, sekarang mari kita lihat dari saham-saham mana saja yang baik untuk kita beli pada hari ini.  Laju bursa saham domestik sendiri kemarin di tanggal 13 Oktober 2020 ditutup menguat pada level 0.77% pada level 5.132,57 poin. Data perdagangan mencatat kalau nilai transaksi yang terjadi kemarin mencapai Rp8,91 triliun dengan volume sebesar 13,55 miliar unit saham serta frekuensi 772,913 kali.

Para investor asing melakukan jual bersih sebesar Rp55,79 miliar dan beberapa saham yang ditransaksikan ada BRIS, BBRI, BBCA, TLKM.

Rekomendasi Pilihan Saham

1.MNC Sekuritas

Yang pertama ada MNC Sekuritas, di mana kemarin terkena Figo retracement 61.8%, penguatan IHSG akan terbatas dan MNC Sekuritas memperkirakan kalau IHSG akan menguji area 5.140-5.160. Meski demikian, IHSH termasuk rentan untuk terkoreksi pada jangka pendek.

Saham pilihan :

ASII
AKRA
PGAS
BBCA

2. Reliance Sekuritas (Stimulusnya Belum Pasti)

Di tengah spekulasi pasar perihal buntunya stimulus ekonomi lanjutan terjadi koreksi Bursa Saham AS. Di indeks S&P 500, saham perbankan memimpin pelemahan, dengan Citigroup Inca dan JPMorgan Chace. Investor khawatir mengenai kuartal ketiga yang hanya memberikan isyarat jeda kesakitan dari pinjaman yang semakin buruk.

Sedangkan untuk Eli Lilly&Co. Perusahaan farmasi itu tumbang setelah tadinya menunda pelaksanaan uji antibodi yang sudah disponsori pemerintah dikarenakan masalah keamanan tepat beberapa jam setelah Johnson&Johnson melakukan penghentian uji coba vaksin Covid-19.

Saham Pilihan

ITMG
IMAS
SMB
PGAS

3. Binaartha Sekuritas

Binaartha Sekuritas masih melanjutkan penguatan, di mana jika dilihat dari indikator MACD sudah membentuk pola Golden Cross yang berada pad area negatif. Sedangkan ditunjukkannya sinyal positif dan Stohastic dan RSI.

Kalau dilihat dari sisi lainnya, ada beberapa pola upward bar yang menandakan kalau ada potensi terjadi penguatan lanjutan, jadi bisa masuk ke resistance ke depannya.

Saham Pilihan

ISAT
ICBP
MEDC

INCO

Nah, itulah berita mengenai saham hari ini dan beberapa saham pilihan di hari ini. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda dan jangan lupa untuk menantikan berita mengenai saham dari kami lainnya.

Kenapa IHSG Susah Tembus 5000?

Semenjak disahkannya Omnibus Law Undang-undang Cipta kerja, keadaan di Indonesia terus memanas. Kondisi ini membuat banyak buruh yang melakukan aksi demo di berbagai tempat di Indonesia.

Banyak poin-poin yang menjadi perhatian yang memicu aksi para buruh yang dianggap akan membuat para buruh merasa dirugikan.

Mereka bahkan melakukan aksi mogok kerja secara nasional. Hingga hari ini banyak aspek yang berdampak dari disahkannya omnimbus law ini, salah satunya adalah IHSG.

Salah satu tujuan disahkannya Omnibus Law adalah untuk meningkatkan investor, tetapi nyatanya hingga gari ini Omnibus Law masih belum memberikan dampak yang signifikan untuk pasar saham.

Ini karena para investor masih belum memasukkan faktor Omnibus Law yang baru disahkan pada tanggal 5 oktober 2020 lalu sebagai katalis positif dalam jangka panjang untuk bursa saham domestik atau dalam negeri.

Hingga hari ini, masih dapat dilihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan yang masih berada pada level 4.900 – 5.000. Sedangkan di perdagangan yang ada di hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan sempat berada di level bawah 4.974 poin.

Di sesi satu pada tanggal 7 Oktober 2020 di hari rabu ini, data perdagangan mencatat kalau Indeks Harga Saham Gabungan tutup saat minus 0.63% pada level Rp4.967. Padahal sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan sempat untuk menyentuh angka 5.014 di rentang perdagangan sejak pagi hari.

Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp13.73 Triliun karena adanya transaksi yang nego, sebanyak 146 saham naik, 235 turun, dan 167 tetap. Sepertinya Indeks Harga Saham Gabungan tertinggi masih berada pada poin 6.325, tepatnya ketika Indonesia belum memiliki kasus Covid di awal tahun ini.

Hari ini Asing keluar Rp346,95 miliar pada pasar reguler serta ditambahkan dengan adanya nego dan pasar tunai. Ini membuat net sell Asing mencapai angka Rp1.94 triliun pada sesi 1. Year to Date ASing keluar Rp 61 Triliun.

Janson Nasrial, Senior Vice President Research Kanaka Hita Solvera berpendapat meskipun Omnibus Law mendapatkan banyak penolakan dari berbagai pihak, nyatanya ini dianggap sebagai sebuah terobosan pada 20 tahun terakhir kalau dilihat dari sisi untuk memudahkan investasi untuk masuk ke Indonesia.

Bahkan ia mengatakan kalau ini merupakan sebuah raihan luar biasa dari 20 tahun terakhir. Ia tapi mengakui kalau beberapa pasal yang ada di dalam Omnibus Law lebih kepada menguntungkan para pengusaha.

Sedangkan kalau dilihat dari sisi yang lainnya, ketika terjadi pandemi seperti saat ini para pengusaha juga memiliki beragam resiko turunan layaknya kondisi makro ekonomi juga daya saing dari para pekerja Indonesia yang dianggap masih kalah kalau dibandingkan dengan negara-negara lain.

Kini, menurut Janson pergerakan yang ada di IHSG lebih berdampak kepada eksternal . Seperti yang terjadi ketika Presiden Donald Trump yang menginstruksikan untuk lakukan perhentian perundingan terkait  Stimulus tambahan dengan partai Demokrat.

Penghentian ini akan dilakukannya sampai nanti pemilu presiden yang akan dilakukan pada tanggal 3 November. Keputusan ini membuat bursa AS, Wall Street langsung anjlok di penutupan perdagangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 1.34% menjadi sebesar 27.772, 76. Sedangkan untuk Indeks S&Pnya turun ke level 3.360 dan Nasdaq menjadi pada level 11.154.

Jadi mari kita lihat saja kedepannya apakah akan ada dampak yang bisa dilhat dari pengesahan omnibus Law ini.

Saham Turun Drastis? Jangan Panik, Yuk!

Kondisi ekonomi yang ada di Indonesia sepertinya sama halnya seperti kehidupan, ada kalanaya bisa naik dan ada kalanya bisa turun. Sama seperti ekonomi, pasar modal pun bisa terjadi kenaikan dan penurunan.

Penurunan pasar modal pernah terjadi di tahun 1998, kita semua tahu apa yang terjadi pada saat itu. Kala itu Indonesia mengalami krisis finansial yang mmebuat Indonesia mengalami inflasi hinngga 58%. Indeks Harga Gabungan Saham kala itu pun terjun hingga pada level 398.

Bukan hanya itu saja, karena kondisi yang sama juga terjadi pada tahun 2008, di mana kondisi ini terjadi karena adanya skandal Sub-prime mortage yang ada di Amerika Serikat dan membaut pasar modal yang terdapat di seluruh dunia mendadak menurun drastis bahkan kolaps.

Nah, kini yang tengah kita hadapi saat ini adalah penyebaran virus corona yang terjadi di tahun 2020. Ini menimbulkan kekhawatiran secara global di mana sangat berimbas negatif kepada pasar saham yang terdapat di Indonesia.

Awal mula diumumkannya terdapat 2 pasien Corona di Indonesia, tepatnya pada bulan Maret lalu, banyak investor asing yang memilih untuk menarik modalnya dan melepas kepemilikan investasi mereka dengan beralih pada aset aman, seperti emas dan surat hutang.

Selain itu mereka juga mulai untuk melepas kepemilikan investasi yang ada di Bursa Efek Indonesia. Tetapi jangan khawatir, lakukanlah cara bijak ini jika sedang hadapi kondisi saham yang tidak baik.

Tips Hadapi Kondisi Saham Kurang Baik

1.Tunggu Sampai Kepanikan Mereda

Sudah merupakan hal yang biasa ketika terjadi penurunan saham banyak yang menyebarkan sentimen negatif. Pada kondisi tersebut, banyak orang yang melakukan panic selling.

Tetapi meski demikian, pada kala itu juga banyak yang melakukan serok saham. Tetapi harus diperhatikan, karena membeli saham yang jatuh itu hampir sama saja dengan Anda menangkap sebuah pisau, karena sesekali Anda juga bisa terluka.

Sebabnya, lebih baik untuk tunggu hingga harga saham mulai kembali stabil. Kepanikan yang ada di pasar saham pasti akan selalu berujung, kok. Ketika nantinya saham mulai kembali menjadi warna hijau, Anda mulai bisa membeli saham-saham dengan harga yang biasanya didiskon.

2.Tetap Simpan Sahamnya

Hal lain yang bisa dilakukan ketika sedang terjadi penurunan harga saham adalah tetap simpan saham yang sudah Anda miliki. Apalagi jika saham tersebut merupakan saham Big cap atau Blue chips, yaitu saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar dengan fundamental yang baik.

Saham-saham yang termasuk di dalam kategori ini adalah mereka yang memiliki angka kapitalisasi sudah lebih dari Rp40 triliun. Atau Anda bisa mengacu kepada LQ45.

Indeks saham satu ini memiliki isi 45 emitmen dan sudah melewati proses seleksi likuiditas pasar yang dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Saham dengan Big Cap masih bisa Anda simpan karena saham dengan jenis ini lebih cepat rebound setelah terjadi penurunan.

3.Selalu Pegang Dana Liquid

Terakhir yang kami sarankan adalah seberapa benayk pun Anda yakin dengan portofolio saham yang Anda miliki, maka pastikan untuk memiliki dana likuid yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain itu pastikan juga kalau Anda memiliki cashflow yang tidak terganggu saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan di pasar. Jadi setidaknya harus bisa tetap makan jika kondisi pasar tengah bergejolak/

Nah, itulah beberapa tips yang harus Anda lakukan jika terjadi saham turun. Jangan panik, ya!

Ketahui Jenis Saham Saat Ingin Memulai Suatu Bisnis

Mungkin buat kalian yang tidak begitu memahami bisnis saham akan sulit dan takut untuk bisa memasuki bidang ini. Memang dapat dikatakan bahwa permainan saham merupakan bisnis menguntungkan namun memiliki resiko karena kita bakal bekerja sama dengan beberapa pemilik saham lainnya. Dalam kata lain anda tidak bisa memiliki hak sepenuhnya pada suatu benda ataupun usaha.

Tapi tidak ada salahnya juga bagi kalian untuk mencoba, dengan catatan anda harus benar-benar paham secara mendalam bagaimana sistem bermain saham ini. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari resiko penipuan antar pemegang saham lainnya. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang saham bagaimana, ada baiknya kalau kalian mengetahui beberapa jenis saham yang cocok untuk dipelajari oleh para pemula sebelum mulai perdagangan menjelang akhir pekan.

Jenis – Jenis Saham Di Dunia Bisnis

Saham Biasa

Di Indonesia sudah banyak memang pemain saham, namun umumnya Saham biasa digunakan oleh anak-anak muda yang baru ingin memulai usaha mandiri mereka. Sebenarnya bagus saja karena anak muda yang aktif akan belajar mengatur pemasukan dan pengeluaran secara teratur tanpa tekanan luar sama seperti saat bermain Sbobet. Dengan membuka saham gabungan bersama beberapa orang, sistem dari jenis saham biasa ini terbilang begitu gampang. Kenapa? Seperti membuka usaha pada umumnya, disaat usaha anda naik atau mendapat keuntungan maka keuntungan tersebut akan dibagi rata.

Namun disaat kondisi usaha tersebut merosot hingga akhirnya bangkrut para pemegang saham tidak akan mendapat dividen dan mereka dapat mengeluarkan pendapat pada saat adanya Rapat Umum Pemegang Saham. Disaat usaha tersebut benar-benar bangkrut maka mereka hanya akan mengambil hak kepemilikan aset yang sesuai tercantum pada kesepakatan membuka saham, aset tersebut bisa diambil apabila para pemegang saham mencapai kesepakatan atau menyelesaikan tunggakan yang sebelumnya terjadi akibat penurunan penjualan.

Saham Preferen

Saham jenis ini memiliki peroleh hak pemegang istimewa pada saat pembayaran dividen. Seperti satu tingkat diatas saham biasa, saat sebuah usaha tersebut mengalami penurunan. Maka Pemegang saham preferen ini sudah menentukan dengan jelas aset apa saja yang akan ia bawa sebelum sisanya diberikan oleh para pemegang saham biasa. Didalam jenis saham preferen tidak akan diadakan pemungutan suara seperti saat saham biasa mengalami proses.

Saham Atas Tunjuk

Saham yang satu ini biasanya berupa perusahaan keluarga, dimana sebuah usaha dapat dipindah tangan melalui penunjukkan ke pihak investor lainnya. Tapi bukan berarti saham jenis ini mudah diacak-acak oleh orang lain loh, Pemegang saham sebelumnya yangsudah ditetapkan secara hukum maka akan diakui sebagai pemilik aset sejak utama. Oleh karena itu jika diadakan RUPS, pemegang saham utama ini lah yang akan langsung turun tangan untuk memberikan suara.

IHSG Hari Ini, Mulai dari Berpeluang Rebound sampai Rekomendasi Saham (18/9)

Kalau kita lihat dari perdagangan kemarin yang ada dari Indeks Harga Saham Gabungan, Tampak turun sebsar 0.4% pada level 5.038,40. Itu menandakan kalau selama 3 hari berturut ini Indeks Harga Saham Gabungan tengah mengalami koreksi.

Tetapi ada kabar baik dari semua itu, yaitu GAP yang sebelumnya berada pada angka 5.016 kini sudah ditutup. Sehingga, diyakini kalau peluang dari Indeks Harga Saham Gabungan hari ini, tepatnya pada tanggal 18 September 2020m ada peluang untuk Rebound yang terbuka.

Selain itu pada hari ini juga, Indeks Harga Saham Gabungan pada hari ini berpotensi untuk bergerak mixed dan cenderung menguat di dalam kisaran 5.016 sampai ke 5.157.

Nilai transaksi pad abursa kemarin menyentuh angka Rp6.65 triliun dan volume 9.48 miliah unit saham. Frekuensi perdagangan yang terjadi sebanyak 582.878 kali.

Sedangkan untuk para pelaku pasar asing, tampak terjadi aksi jual bersih sebesar Rp404,90 miliar.

Berikut ini adalah rekomendasi saham pilihan dari sejumlah broker yang sudah kami rangkum sebelum mulai perdagangan menjelang akhir pekan.

Rekomendasi Saham Hari Ini (18/9)

1.MNC Sekuritas – Skenario Biru Indeks Harga Saham Gabungan

Diperkirakan MNC sekuritas akan menguat pada pergerakan Indeks Saham Harga Gabungan tetapi cenderung terbatas di area 5.080 – 5.130, terdapat catatan kalau Indeks Harga Saham Gabungannya tidak leih dulu terkoreksi berada pada angka dibawah 5.000.

Tetap harus diwaspadai kalau Indeks Harga Saham Gabungannya terkoreksi agresif pada bawah 5.000 dan bahkan 4.753 dengan membentuk wave (V) di skenario biru kepada arah 4.500 – 4.650.

Saham Pilihannya

  • BBNI
  • TBIG
  • WTON
  • MAPI

2.Mega Capital Sekuritas – Profit Taking Berlanjut

Meski tidak tampak ada kejutan yang diberikan oleh kebijakan bank sentral, baik dari Bank Sentral AS atau Bank Indonesia, itu menandakan kalau investor dari regional atau lokal melakukan aksi profit di taking pada perdagangan kemarin.

Bank Indonesia tetap mempertahankan bunga yang ada pada lebel 4%. Sedangkan untuk perdagangan di hari ini, pergerakan dari Indeks Harga Saham Gabungan akan diperikarakn fluktuatif cenderung melemah. Lalu juga terbatas di rentang 5.000 – 5.140.

Berikut ini adalah saham pilihannya

  • MEDC
  • UNTR
  • ICBP
  • SMRA

3.BNI Sekuritas – Tren Bullish IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan menunjuukan momentum yang netral, juga didukung dengan Stochastic Bearish, Candle Three Black Ctows, MACD Bearish, Fase Distribusi dan tren netral.

Sedangkan dalam jangka pendeknya, Indeks Harga Saham Gabungan melanjutkan Tren Bullish pada kisaran angka 5.056 juga dalam jangka menengah untuk level 4.928.

Saham Pilihannya :

  • ADRO
  • MDKA
  • ASII
  • JPFA

4.Reliance Sekuritas – Jatuhnya Saham Teknologi

Yang terakhir kami sarankan adalh Reliance Sekuritas, di mana pad saham teknologi pada bursa saham Wall Street mulai berguguran, tepatnya di kamis kemarin.

Facebook Inc dan Microsoft Corp adalah saham-saham yang mengalami penurunan besar. Mereka menjadi penekan yang ada pada indeks Nasdaq.

Ini merupakan imbas yang diberikan dari investor yang mempertimbangkan kalau daya tingkat stimulus yang ada cukup dalam pemulihan ekonomi yang kini sedang dilakukan secara bertahap di Amerika Serikat.

Berikut ini adalah saham pilihan yang direkomendasikan:

  • EXCL
  • SMRA
  • ICBP
  • TLKM

Itulah beberapa rekomendasi saham yang kami berikan. Semoga membantu dan nantikan terus info saham lainnya yang bisa kami berikan pada Anda.

Pengertian Sebuah Broker Dalam Bisnis

Pengertian Sebuah Broker Dalam Bisnis

Membicarakan sebuah peluang usaha atau bisnis memang tidak ada habisnya. Kali ini akan ada pembahasan mengenai “Broker”.  Apa itu Broker menurut definisi dan kenyataan nya ? Broker itu sendiri adalah sebuah istilah untuk perantara dalam transaksi jual beli dalam usaha bisnis. Hal ini juga sering terdengar bagi kalian setiap hari saat melakukan transaksi seperti jual beli rumah, mobil atau barang yang membutuhkan perantara tersebut.

Pengertian Sebuah Broker Dalam Bisnis

Broker Dalam Dunia Bisnis Saat Ini

Tentunya, dalam memilih sebuah broker yang professional kalian haru melihat ciri cirinya lebih dulu. Oleh karena itulah tulisan ini diadakan agar kamu paham dan mengerti betul mengenai sosok Broker yang bisa diandalkan. Ingin tahu lebih jelasnya ? Simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

Adanya Regulasi Resmi

Regulasi dalam sebuah artian broker dari dunia bisnis ini diadakan agar kamu terhindar dari yang namanya penipuan. Dan Jelas saja, FCM dari sebuah regulasi broker perlu kamu lihat dulu dari seorang broker yang akan dikau pilih nantinya. Salah satu keaslian dari broker yang ber-lisensi tersebut yakni dengan finansial solid yaitu forex. Sebab, Forex adalah salah satu badan yang bertugas untuk memonitori saham yang ada pada salah satu daerah.

Pelayanan Nomor Satu

Masalah dalam setiap transaksi jual beli yang dibantu oleh broker yang kamu miliki harus memiliki pelayanan terbaik. Setiap solusi yang ada dapat menjadi jalan keluar yang baik dalam usaha bisnis yang sedang dikerjakan. Inilah hal yang harus diperhatikan, pelayanan dari seorang broker yang siap kapan saja membantu anda pada masalah yang tengah anda rasakan. Inilah juga yang menjadikan seorang broker terbaik Indonesia ini kian dicari oleh beberapa orang dalam setiap transaksi jual beli mereka.

Memberikan Transaksi Dengan Mudah

Transaksi yang dilakukan oleh broker dengan sang costumer haruslah terlihat mudah dan tidak mempersulit. Misalnya saja, dalam dunia saham yang sedang ia jalani maka kalian dapat diberikan list dari transaksi pada transaksi poin yang tengah ia kerjakan. Jadi, kalian bisa melihat dan juga tahu mengenai transaksi apa saja yang sedang berjalan saat itu.

Salah satu broker terhebat pun terkadang menjadi salah satu agen ion casino terpercaya di tengah kesibukan nya dengan klien. Serta, permainan judi ioncasino online uang asli ini dapat membantu para bettor dalam segi keuangan. Ini dikemukakan oleh salah satu broker terbaiknya saat ini. Dengan adanya daftar ioncasino android online maka para broker juga bisa bermain dengan mudah.

Broker Saham Luar Negeri Terbaik di Indonsia, Tertarik?

Kebanyakan broker saham yang ada di luar negeri tidak menerima nasabah yang berasal dari negara lain selain negara di mana mereka beroperasi. Namun, tidak semua begitu, karena kenyataannya terdapat beberapa broker yang tetap menerima nasabah luar negeri.

Tetapi kendala utama pada masalah ini juga terletak pada saat hendak membuka situs web broker, karena mayoritasnya terkena blokir dari jaringan internet Anda. Ini karena kominfo diminta oleh para broker lokal untuk memblokir situs broker luar negeri, karena mereka khawatir perusahaan mereka bisa tidak laku karena orang-orang lebih memilih untuk berinvestasi di luar negeri dan menggunakan broker luar.

Tetapi itu bukan berati membeli broker luar negeri merupakan tindakan yang ilegal dan kini banyak orang Indonesia yang meletakkan uangnya di bursa luar negeri. Itu sama halnya dengan orang dari luar negeri yang menempatkan dananya di bursa Indonesia, semuanya bagian dari diversifikasi.

Berikut ini adalah beberapa broker saham luar negeri terbaik yang bisa menerima nasabah dari Indonesia.

Broker Luar Negeri terbaik

1.Etoro

Negara Asal: CYPRUS

Bursa: USA, EROPA

Lisensi: FCA UK

Instrumen: Saham, ETF, Forex

Platform: Dekstop dan Mobile

Situs web: https://www.etoro.com/

Yang pertama ada ETORO, untuk para pemula disarankan untuk memilih Broker satu ini. Ketika memutuskan untuk membeli saham perusahaan dengan melalui ETORO, seperti hendak membeli saham TSLA, maka bisa benar-benar membeli dan juga mendapatkan dividen dari saham yang Anda miliki. Tetapi sayangnya tidak terlalu banyak pilihan saham yang ada di ETORO, yaitu hanya sekitar 2000 pilihan saham.

Selain itu ETORO bukan merupakan FINRA broker-dealer, melainkan merupakan kerja sama dengan broker-dealer FINLA. Untuk membeli saham di sini, miminum deposit yang dibutuhkan adalah 200 USD.

2. Tradestation

Negara Asal: USA

Bursa: USA

Lisensi: FINRA

Instrumen: Saham, ETF, Mutul Fund

Platform: Dekstop dan Mobile

Situs web: https://www.tradestation.com/

Kedua ada Tradestation yang juga merupakan Broker menerima nasabah dari Indonesia. Untuk setiap Trading, biaya yang dibutuhkan adalah $5 setiap tradenya. Tradestation merupakan perusahaan broker-dealer yang terdaftar di FINRA. Minimun deposit yang dibutuhkan untuk di Tradestation adalah 1000 USD.

3. Saxo Bank

Negara Asal: Denmark, Singapore, Autralia, Inggris

Bursa: USA, EROPA, CHINA, HONGKONG, SINGAPORE

Lisensi: FINRA

Instrumen: Saham, ETF, Warrant, Options, Futures, Forex, Mutual Fund

Platform: Dekstop dan Mobile

Situs web: https://www.home.saxo/

Broker yang menerima nasabah dari Indonesia berikutnya ada Saxo Bank. Mereka menyediakan instrumen yang bervariasi, seperti Saham, ETF, Warrant, Options, Futures, Forex, Mutual Fund, ini produk-produk yang rumit untuk para profesional. Selain itu mereka juga menyediakan saham dan ETF dari berbagai bursa besar yang ada di dunia. Minimum deposit dari Saxo Bank adalah sebesar 3000 USD.

4. Interactive Broker

Negara Asal: Amerika Serikat

Bursa: USA, EROPA, CHINA, HONGKONG, SINGAPORE

Lisensi: FINRA

Instrumen: Saham, ETF, Warrant, Options, Futures, Forex, Mutual Fund

Platform: Dekstop dan Mobile

Situs web: https://www.interactivebrokers.com.hk/en/home.php

Bisa dikatakan Intercative Broker merupakan salah satu broker luar negeri yang paling sering digunakan oleh orang Indonesia agar bisa berinvestasi pada bursa luar negeri, seperti pada Nasdaq, S&P, serta beberapa bursa lain seperti di Inggris, Jerman, serta Perancis. Interactive Broker merupakan dealer resmi yang sudah terdaftar langsung di FINRA. Minimum deposit yang dibutuhkan adalah 10000 USD.

Nah, itulah beberapa broker luar negeri yang menerima nasabah Indonesia. Tertarik mencobanya?