Daily Archives: September 29, 2020

Saham Turun Drastis? Jangan Panik, Yuk!

Kondisi ekonomi yang ada di Indonesia sepertinya sama halnya seperti kehidupan, ada kalanaya bisa naik dan ada kalanya bisa turun. Sama seperti ekonomi, pasar modal pun bisa terjadi kenaikan dan penurunan.

Penurunan pasar modal pernah terjadi di tahun 1998, kita semua tahu apa yang terjadi pada saat itu. Kala itu Indonesia mengalami krisis finansial yang mmebuat Indonesia mengalami inflasi hinngga 58%. Indeks Harga Gabungan Saham kala itu pun terjun hingga pada level 398.

Bukan hanya itu saja, karena kondisi yang sama juga terjadi pada tahun 2008, di mana kondisi ini terjadi karena adanya skandal Sub-prime mortage yang ada di Amerika Serikat dan membaut pasar modal yang terdapat di seluruh dunia mendadak menurun drastis bahkan kolaps.

Nah, kini yang tengah kita hadapi saat ini adalah penyebaran virus corona yang terjadi di tahun 2020. Ini menimbulkan kekhawatiran secara global di mana sangat berimbas negatif kepada pasar saham yang terdapat di Indonesia.

Awal mula diumumkannya terdapat 2 pasien Corona di Indonesia, tepatnya pada bulan Maret lalu, banyak investor asing yang memilih untuk menarik modalnya dan melepas kepemilikan investasi mereka dengan beralih pada aset aman, seperti emas dan surat hutang.

Selain itu mereka juga mulai untuk melepas kepemilikan investasi yang ada di Bursa Efek Indonesia. Tetapi jangan khawatir, lakukanlah cara bijak ini jika sedang hadapi kondisi saham yang tidak baik.

Tips Hadapi Kondisi Saham Kurang Baik

1.Tunggu Sampai Kepanikan Mereda

Sudah merupakan hal yang biasa ketika terjadi penurunan saham banyak yang menyebarkan sentimen negatif. Pada kondisi tersebut, banyak orang yang melakukan panic selling.

Tetapi meski demikian, pada kala itu juga banyak yang melakukan serok saham. Tetapi harus diperhatikan, karena membeli saham yang jatuh itu hampir sama saja dengan Anda menangkap sebuah pisau, karena sesekali Anda juga bisa terluka.

Sebabnya, lebih baik untuk tunggu hingga harga saham mulai kembali stabil. Kepanikan yang ada di pasar saham pasti akan selalu berujung, kok. Ketika nantinya saham mulai kembali menjadi warna hijau, Anda mulai bisa membeli saham-saham dengan harga yang biasanya didiskon.

2.Tetap Simpan Sahamnya

Hal lain yang bisa dilakukan ketika sedang terjadi penurunan harga saham adalah tetap simpan saham yang sudah Anda miliki. Apalagi jika saham tersebut merupakan saham Big cap atau Blue chips, yaitu saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar dengan fundamental yang baik.

Saham-saham yang termasuk di dalam kategori ini adalah mereka yang memiliki angka kapitalisasi sudah lebih dari Rp40 triliun. Atau Anda bisa mengacu kepada LQ45.

Indeks saham satu ini memiliki isi 45 emitmen dan sudah melewati proses seleksi likuiditas pasar yang dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Saham dengan Big Cap masih bisa Anda simpan karena saham dengan jenis ini lebih cepat rebound setelah terjadi penurunan.

3.Selalu Pegang Dana Liquid

Terakhir yang kami sarankan adalah seberapa benayk pun Anda yakin dengan portofolio saham yang Anda miliki, maka pastikan untuk memiliki dana likuid yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain itu pastikan juga kalau Anda memiliki cashflow yang tidak terganggu saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan di pasar. Jadi setidaknya harus bisa tetap makan jika kondisi pasar tengah bergejolak/

Nah, itulah beberapa tips yang harus Anda lakukan jika terjadi saham turun. Jangan panik, ya!